Digitalisasi Pembelajaran Jenjang Sekolah Dasar

Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Papua Barat melaksanakan Advokasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Digitalisasi Pembelajaran jenjang Sekolah Dasar pada tanggal 15 s.d. 17 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 113 sekolah jenjang SD, yang terdiri atas 83 sekolah dari Kabupaten Manokwari dan 30 sekolah dari Kabupaten Manokwari Selatan. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di BPMP Provinsi Papua Barat.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara BPMP Provinsi Papua Barat dengan Direktorat Sekolah Dasar, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Advokasi ini menjadi bagian dari upaya penguatan transformasi digital pembelajaran di satuan pendidikan dasar guna meningkatkan mutu dan relevansi proses belajar mengajar.Kegiatan advokasi bertujuan untuk memberikan pemahaman serta keterampilan kepada guru dan tenaga pendidik dalam mengimplementasikan digitalisasi pembelajaran secara inovatif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi pembelajaran, seperti platform Rumah Pendidikan (Ruang Murid) dan perangkat Interactive Flat Panel (IFP), dalam mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh berbagai materi, antara lain kebijakan digitalisasi pembelajaran, pengenalan dan pengelolaan perangkat IFP, administrasi perangkat pembelajaran digital, pemanfaatan platform Rumah Pendidikan, serta praktik microteaching berbasis teknologi. Materi disampaikan secara terpadu melalui pemaparan kebijakan, diskusi, hingga simulasi pembelajaran digital di kelas.Narasumber dalam kegiatan ini berasal dari BPMP Papua Barat, Duta Teknologi, dan Pemantik yang memberikan pendampingan langsung kepada peserta. Pendekatan praktik dan simulasi diharapkan dapat memperkuat pemahaman peserta dalam mengintegrasikan teknologi secara efektif dalam pembelajaran.

Melalui pelaksanaan kegiatan ini, BPMP Provinsi Papua Barat berharap satuan pendidikan semakin siap menghadapi era pembelajaran digital, serta mampu menghadirkan proses belajar mengajar yang lebih menarik, interaktif, dan berdampak positif bagi peserta didik.

Bagikan Postingan: